Statistisi

Gimana Rasanya Kuliah Beasiswa Bappenas di Program Studi MET FEB UNPAD?

Tuesday, February 12, 2019

pengalaman kuliah beasiswa pusbindiklatren bappenas di met feb unpad

Gimana Rasanya Kuliah Beasiswa Bappenas di Program Studi MET FEB UNPAD?

Kayak ada manis-manisnya gitu 😁😂


Bismillahirrahmanirrahim.

Seneng, alhamdulillah, karena punya banyak kenalan baru dari berbagai instansi dari seluruh Indonesia 😍.

Manis. Karena setiap hari mereguk ilmu, selalu ada pengetahuan baru, wawasan baru, pengalaman baru, hal-hal seru. Seperti sedang memasuki sebuah taman, semakin dijelajahi semakin tahu bahwa di dalam masih ada yang lebih indah.

Manis. Baru menyadari bahwa ilmu yang saya tahu tak lebih dari seujung kuku, sejak mulai kuliah lagi.

Manis. Karena tiap beberapa bulan dapat kiriman rapelan dari Bappenas, alhamdulillah. *Eh ini masuk manis-manisnya juga gak?* 🙈.

Pusing? 


Iya banget, ada banyak sesi pusingnya kalau lagi mikirin tugas 😆 Fyi, kuliah yang sedang kami jalani saat ini (((hanya satu setengah tahun))) kek nantang gitu ya pengin kuliahnya rada lamaan dikit 😆. Barusan Senin kemarin, 11 Februari 2019 alhamdulillah, memasuki Semester kedua, which is waktu kuliah saya tinggal setahun lagi.

And actually, *ish apaan sik sok ngejaksel* 😝  ini udah memasuki tahapan persiapan seminar tesis. 😱

Apa yang dirasain waktu memutuskan kuliah lagi? 


Jujur-jujuran ya, saya sempet ngegalau. 😅 Apalagi saya pada awalnya bukan pemburu beasiswa *banget*. 🙈 Ya emang di awal sematjam yakin gak yakin mau ngelanjut kuliah lagi.

Khawatir gak mampu, sedikit trauma, yes Anda gak salah baca, TRAUMA dengan kuliah sebelumnya yang cukup tidak mudah plus teramat memeras otak ternyata. 😁

Sampe ke hal-hal prinsipil seperti NIAT.

Niat mau kuliahnya supaya apa nih? gegayaan? pelarian? jalan-jalan? banyak waktu main? atau apa?.

Bisa amanah gak nantinya ketika menjalani? apalagi dengan status saya yang ASN, menambah kuliah dengan beasiswa berarti menambah masa ikatan dinas. Bisa menjalani kewajibannya gak?.

Mau ambil jurusan apa? kuliah apa? passion gak di situ? yakin mau lanjut terus ngabdi sebagai ASN? yakin mau working mom sampai akhir?

Yah, pertanyaan-pertanyaan itu yang bergelayut nakal di pikiran saya. 😅


Sempat jetlag


Pas udah dijalani pun, saya masih sempet-sempetnya jetlag.

Kayak masih belum benar-benar berdiri di bumi *halagh* 😂. Seperti masih yakin gak yakin gitu sik tepatnya kalau ternyata pada akhirnya Allah mengamanahkan jalan ini buat saya. Bayangan seperti, "hayoloh niatnya dilurusin, hayoloh udah dipilih Allah dengan amanah yang ini, dijalani sebaik mungkin" 😅 kek gitulah ra kira.

Nderek dawuhipun para ulama', "tidak akan menyesal orang yang senantiasa melibatkan Allah dalam setiap pengambilan keputusan, tidak akan pernah menyesal orang yang melakukan istikharah."

Of course, semua pilihan dari mulai coba-coba ngajuin beasiswa dan segala macem -bahkan sampai saat ini pun- saya masih terus istikharah, minta petunjuk sama Allah jalan terbaik, pilihan terbaik atas setiap langkah dalam hidup. 

Sadar Konsekuensi


Sebelum ada pertanyaan viral, "yang gaji kamu siapa?" 😜  saya juga udah mikirin konsekuensi pada pilihan yang dijalani. Termasuk tentang pengabdian. Namanya juga ASN, Aparatur Sipil Negara, kuliah dibiayai negara, ya pastinya ada kewajiban output buat bangsa dan negara. Lebih kurang gitulah yak.🙈

Ada pertanyaan besar di dalamnya (?) apa peran dan kebermanfaatan yang bisa diberikan untuk institusi dan bangsa pada lingkup lebih luas lagi? *yampun sejauh ini amat ya yang saya pikirin*. 🙈

Apalagi setelah saya menuliskan artikel Wajah BPS: Menyelaraskan Passion, Mission dan Profession (boleh di klik itu tulisannya), saya gak mau dibilang "ah elu tong kebanyakan teori" hahahaha. Jadi bismillah, saya coba dari diri sendiri.

Karenanya, di sisa kesempatan Tugas Belajar ini, saya ngambil kegiatan penunjang lain, salah satunya, Kuliah Kepenulisan di tiap akhir pekan (oh yes, ini kuliah berbayar saudara-saudara 🙈), garepannya FLP (Forum Lingkar Pena) Bandung. Eniwei, sejak dulu saya penikmat karya teman-teman FLP tapi baru ini berkesempatan mengenali lebih dalam dan ikut kegiatannya.

Kuy, kepoin profil FLP Bandung di sini: 😊


Trus apa hubungannya? 😁, hubungannya ya karena saya passionnya menulis, sukanya menulis, hobinya menulis, *ya gak tahu apa hubungan secara langsungnya dengan peran dan kebermanfaatan*. Saya niatkan bismillah, untuk berangkat dari apa yang saya sukai, dengan harapan akan ada yang bisa saya berikan nanti dari sana. Semoga. 🙏

Tapi plis help doanya, meskipun saya suka nulis, gak ada jaminan kalau saya bisa ngerjain tesis hap hap hap, selancar ngeblog gini. Gak ada jaminan mereka yang suka nulis kalau disuruh ngejurnal bakalan lancar jaya tiada hambatan. 😆. So plis doain kami-kami semua yang sedang menjalankan tugas amanah kuliah ini ya mantemans. 🙏🙏

Baca juga: Menjadi Generasi Penerus Ulama dengan Membaca dan Menulis

Kuliah di mana?


Oh ya mungkin gak semua ngikutin ya kabar saya, (helooow siapa Anda? *nunjuk diri sendiri 😂).

Saya ASN Badan Pusat Statistik. Saat ini sedang menjalani Tugas Belajar (TB) Beasiswa Pusbindiklatren Bappenas Dalam Negeri Tahun 2018, Program Studi Magister Ekonomi Terapan, di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran. Konsentrasinya ke Perencanaan Pembangunan

Kuliah saya dimulai akhir 2018 lalu, insyaallah s.d Februari 2020.

Saya pernah cerita pengalaman mengikuti tes seleksi masuknya di sini:

Pengalaman Mengikuti Tes TPA Beasiswa Pusbindiklatren Bappenas Tahun 2018.

Belajar apa aja?

Sejauh ini, di Semester pertama alhamdulillah sudah belajar Analisis Ekonomi Mikro, Ekonomi Pembangunan dan Pertumbuhan, Analisis Ekonomi Sektor Publik, Ekonometrika Terapan, Metodologi Penelitian Ekonomi dan Bisnis, Analisis Ekonomi Makro dan Analisis Perekonomian dan Bisnis Indonesia.

Ada teorinya, ada teknik analisisnya, ada hitungannya, ada terapannya.

Gimana suasana UNPAD?

Menyenangkan -meski ada pedih-pedihnya, apalagi kalau pas ujian- 😜, alhamdulillah. Dosen-dosennya -tipikal dosen Indonesia pada umumnya-, kadang ya kayak kita-kita (kitaaa? 😁), sesekali ada yang telat, punya kesibukan di luar jadi suka ganti jadwal perkuliahan, ada yang enak pas ngajar eh pas ngasih nilai KETJAM. 😂

Ada dosen yang disiplin abis, semua-mua kudu on time, bahkan tugas salah tik dan salah tanda baca aja ditandai lo (warbiyyasyak udah kayak pasukan Uda Ivan Lanin 🙈).

Ada yang dikit-dikit tugas presentasi, ada yang dikit-dikit tugas jawab soal sebrek-abrek. Ada juga yang syantaaai sampai ujian pun bisa open book.

Yang pasti, ya gimana kita mengatur waktu belajar dan me-rajin-kan diri. 🙈

Suasana perkuliahan dengan teman-teman?

Ini karena sebelumnya saya punya latar belakang kuliah di PTK (Perguruan Tinggi Kedinasan) di mana kayaknya persaingan belajar itu ketat sekali. Di kuliah yang sekarang terasa lebih santai.

Apa mungkin ini karena sekarang kita rata-rata sudah aki-aki dan nini-nini berkeluarga, sudah kerja, jadi lebih damai dan menikmati hidup? hahahaha. MAYBE YES. 😂

Yang pasti, Bandung menyenangkan kok, alhamdulillah kampusnya juga di Cimandiri belakang Gedung Sate, banyak tempat nongkrong, tempat wisata dan kuliner yang meraja lela. 😍.

jalan-jalan kelas beasiswa bappenas met feb unpad
Kemarin kita juga sempat jalan-jalan sekelas ke sini. 😊

Baca ceritanya di sini: Jalan-jalan wisata ke Cileunca

 

Rencana ke depan?


Belajar menunaikan amanah dengan sebaik-baiknya. Menggunakan waktu, kesempatan dan fasilitas pembelajaran seoptimal mungkin.

Dan yang pasti, mulai nyicil ngerjain TUGAS AKHIR. 🙈

Jadi, 

Gimana Rasanya Kuliah Beasiswa Bappenas di Program Studi MET FEB UNPAD? 

Alhamdulillah baik, mohon doanya ya teman-teman, dan semoga cerita kali ini memberikan sedikit gambaran dan kemanfaatan. 😉🙏


You Might Also Like

Terimakasih telah membaca dan meninggalkan jejak komentar sebagai wujud apresiasi. ^_^ Semoga postingan ini dapat memberi manfaat dan mohon maaf komentar berupa spam atau link hidup akan dihapus. Terima kasih.



1 komentar