Fiksi

-94- Katamu Kau Cemburu

Monday, December 17, 2012


Jangan pernah kau bertanya tentang gerimis
Yang menderas menjadi sebesar peluh
Hingga mengenai matamu

Berisiklah saat hujan
Manakala ia datang
Sebentar-sebentar
Lalu menghilang
Tanpa meninggalkan bayang-bayang

Apa kau tahu, mengapa hujan dan gerimis tak pernah menyatu?
Seperti juga rinduku,
Yang tak pernah berpadu dengan cemburumu

Hujan dan gerimis itu,
tak pernah beriring, 

Tetapi hujan selalu mampu mendendang gerimis

Tanpa harus mengemis,

Seperti sebulir rindu ini
Yang kini sesak membuncah

Katamu,
Kau cemburu...





"Puisi ini diikutsertakan dalam Giveaway Semua Tentang Puisi"







Gambar dipinjam dari: google

You Might Also Like

Terimakasih telah membaca dan meninggalkan jejak komentar sebagai wujud apresiasi. ^_^ Semoga postingan ini dapat memberi manfaat dan mohon maaf komentar berupa spam atau link hidup akan dihapus. Terima kasih.



9 komentar