Statistisi

-282- Seminar #InspirasiMenulis2: Produktif Membunyikan Data Melalui Opini bersama Mbak Tasmilah

Sunday, February 18, 2018


Bismillahirrahmanirrahim.

Kali ini seperti biasa, postingan ini akan dimulai dengan curhat behind the scene dari saya yang bla..bla..bla... tentu saja cukup panjang seperti biasanya... dan bisa jadi sedikit dramaaah penuh curhat manjaah :D. 

*Silahkan siapin snack cemilan dulu, sekaligus jusnya. :p

Bulan ini, kondisi saya sedang dalam kondisi tidak sebaik-baiknya. Apalagi sejak terakhir bertemu  Bu Dokter dan diberi resep obat (((pengganggu))) hormon. :D

"Ibu, sebenarnya saya anti sekali dengan obat hormonal, tapi apa boleh buat." *Jadi bu dokter saja anti minum obatnya, tapi saya kudu minum. *Saya kudu setroong :). 

Tanpa diminumin obat saja kadang bisa kacau :D *maklumin anaknya moody-an :D.

Jadi, karena saya sedang galak tidak dalam sehat maksimal, sejak memasuki bulan Februari ini saya nirprestasi dalam hal tulis menulis. :) *haish ini bukan alasan. 

Bagi saya ini alasan, saya insyaallah selalu berusaha menulis dalam kondisi hati yang jernih dan tenang. *Jadi urusan kacaunya sistem hormon ini telah mengganggu hati saya yang rasanya porak poranda, ahahaha, #AdaAlquran? Quran mana Quran, saya bukan hanya butuh banyak minum Aqua (bukan sponsor) tapi saya juga butuh banyak ngaji. :D

"Banyakin diam, apalagi di grup-grup campuran," pesan suami kepada saya kalau saya sedang seperti ini. Eh, terlanggar juga, apalah saya beberapa hari yang lalu nyerocos gak karuan di grup campuran, dengan obrolan amat tidak penting. 😖 

Pengaruh lain juga tampak di program #15HariBercerita yang tak semengalir seperti biasanya, ngadat dan nyumbat. 😄

``Ya sudahlah yaw cerita ini tidak perlu diperpanjang lagi karena tidak begitu penting untuk dibagikan. Maafkan kengelinduran kali ini. 🙏

Karena itu, rencana saya BERUBAH. Awalnya, bulan Februari ini, seminar #InspirasiMenulis2 saya jadwalkan di akhir bulan dengan mengundang Bunda Helvy Tiana Rosa. Saya sudah mencoba mengontak beliau sejak Januari lalu, jauh sebelum rencana seminar Pak Iswadi. 


Termasuk meminta bantuan teman-teman FLP. 

Rencananya setelah #15HariBercerita, tema yang ingin diangkat pada seminar kedua kali ini adalah tentang "Mengolah Rasa, Mencipta Karya" belajar bagaimana menggali kreatifitas dari hal yang paling mendasar; rasa. Saya juga bahkan telah mempersiapkan beberapa nama pengganti selain Bunda Helvy. 

Lalu, dengan kondisi hati saya yang remuk remah-remah ini  :D saya yang sepertinya belum memungkinkan memikirkan banyak hal serieweh ini, saya putuskan GANTI RENCANA. 

Mengingat dan memutuskan pesan Bapak Eko Oesman (Kabag Humas BPS) sewaktu saya berkonsultasi penggunaan nama Komunitas #PerempuanBPSMenulis. :)

Pesan beliau satu, "pakai nama BPS, berarti mesti ada timbal balik manfaatnya untuk BPS" :D. 

Itu maksudnya, tiada lain tiada bukan, "cetak penulis opini handal sebanyak-banyaknya." Wah, amanah moril juga saya. :). 

Jadi, baiklah. Bulan Maret, saya putuskan dan pertimbangkan untuk masuk ke sesi latihan "Program Menulis 1 Opini 1 Bulan" dari 172 peserta, target Maret ini ada 50 tulisan opini yang terbit di pelbagai koran nusantara. Fokus utama ialah media cetak. Allahu akbar! *takbiiir :). 

Program ini sudah saya rencanakan juga tapi tidak secepat ini dilaksanakan di bulan Maret. Tapi ya daripada timbul dugaan dan pertanyaan, mana ini hasil karya dari komunitas? :D *sejauh ini alhamdulillah belum ada yang nanyain sik, ahaha. :p.  

Nah, karena program latihan Bulan Maret berubah. Tema seminar mesti menyesuaikan. Agak lama saya memikirkan apa tema seminar, :D *kembali ke kondisi saya yang sedang gangguan sinyal kacau. 😫

Jauh sebelum ke tema, saya memastikan narasumber dahulu. Kali ini saya ingin narsum dari internal komunitas, agar lebih dekat (setelah seminar pertama ada satu dari kaum adam yang protes, "bikin komunitas khusus perempuan, tapi bikin seminar narsumnya laki-laki, trus pesertanya gak ngajak bapak-bapak. Kalian JAHAT!" *yah kan bapak-bapak baper, qiqiqi :D). Saya juga ingin profil narasumbernya khas rempong ala emak-emak dengan banyak anak, tempat tugas di kota yang super duper banyak kerjaan, tapi produktif menulis. 

Alhamdulillah, setelah cap-cip-cup kembang kuncup. :D Pilihan itu jatuh kepada Mbak Tasmilah. Kakak tingkat saya semasa di kampus dulu, yang saya kenal sangat baik, beliau dulu yang mengenalkan saya pada jalan lurus, dan mengenalkan saya pada aktivitas masjid. Jazakumullah ahsanal jaza' Mbak Tasmilah, atas semua bantuan dan ilmu saat di kampus dulu. :) 💙💖💗

Alasan lain selain telah mengenal baik sosok Mbak Tasmilah adalah jeng jeng jeng
.
.
.
.
Masyaallah! siapa yang tidak kenal MBAK T.A.S.M.I.L.A.H? nama beliau cukup populer, tidak hanya di mata pimpinan BPS, tapi juga penggiat penulis opini BPS. Ditambah prestasi beliau, 69 opini di 14 media dalam waktu dua tahun terakhir. Bagaimana merumuskannya? wallahualam. :)

Jadi, kenapa tidak, kita serap banyak ilmu dan rahasia Mbak Tasmilah dalam menulis? si Emak dengan lima anak yang punya banyak kerjaan di kantor ini. *Pas banget dah profil beliau. :)

Dan alhamdulillah, setelah merenung dan berdiam diri di gua hira :p dapatlah tema seminar ini yakni:

Produktif Membunyikan Data Melalui Opini 


Ok. Lanjut ke cerita persiapan seminar. 

Seminar ini saya tidak bisa terlalu menguras energi dan rieweh seperti sebelumnya, :). Dan saya juga ingin komunitas ini UNJUK KARYA dulu keluar sebelum menambah anggota, karena itu kali ini seminar bersifat tertutup khusus anggota #PerempuanBPSMenulis yang berjumlah 172 orang. 

Berikutnya, persiapan poster. :)

Berbeda dengan poster seminar lalu di mana saya membuat sendiri desainnya (mohon maaf jika banyak kekurangan), poster kali ini didesain oleh Irnanda Mas Putri, presenter cantik di video KSA ini yang multi talenta, dimintain tolong apa saja selalu bisa. :)

*Ok cuuut cuuuut, IKLAAAN MASUUUUUK :D :D *saya khawatir beud pembaca mulai bosan sementara panganan dan jus sudah habis 😁😂. 




Irnanda juga yang bertugas menjadi moderator pada seminar #InspirasiMenulis2 kali ini. Yeeey, terimakasih Irnanda!. 💚💗💙

Pesan yang saya sampaikan ke Mbak Tasmilah, "Mbak, materinya nanti banyakin ke teknis penulisan opini ya!."

Dan waaw, masyaallah! Mbak Tas runut sekali penjelasannya. Lengkap kaaap! terima kasih Mbaaak. :).

Materi seminar insyaallah akan saya tuliskan di postingan tersendiri dan linknya akan saya berikan di bawah ini jika sudah selesai. *Saya khawatir pembaca mulai pusing mual-mual kalau cerita saya di postingan kali ini kepanjangan. :D.

Materi Seminar #InspirasMenulis2 

Bersama Mbak Tasmilah


Terima kasih atas partisipasi teman-teman semua. Terutama di program #15HariBercerita sepanjang Februari ini. Saya sangat mengapresiasi keikutsertaan teman-teman untuk berupaya meramaikannya. Tercatat setoran link sudah banyak sekali. Bangga dan haru rasanya. 💗💚💛.

Terima kasih kepada teman-teman di tim admin, dan semua yang membantu terselenggaranya seminar di hari Sabtu kemarin. 💙💗💕💖

Terima kasih narasumber kami, Mbak Tasmilah. Semoga menjadi ladang berkah dan jalan kesuksesan berikutnya. 💚


Sampai jumpa di koran lokal dan nasional pada bulan berikutnya. 😅💖💖


#PerempuanBPSMenulis
#MenulisAsyikDanBahagia
#15HariBercerita
#HariKe11


You Might Also Like

Terimakasih telah membaca dan meninggalkan jejak komentar sebagai wujud apresiasi. ^_^ Semoga postingan ini dapat memberi manfaat dan mohon maaf komentar berupa spam atau link hidup akan dihapus. Terima kasih.



2 komentar

  1. Terimakasih Nurin,,,saya juga banyak belajar dr Nurin dan teman2 di grup menulis yang luar biasa.

    ReplyDelete
  2. terimakasih ya sis, sangat menginspirasi sekali

    ReplyDelete