Review

-214- Ku Cinta Kau dan Dia

Wednesday, September 21, 2016


Bagaimana jika cintamu mulai terbagi?
Kau mencintainya, tapi juga mencintai Dia? 
Cinta mana yang akan kau pilih? 
Ketika keduanya mulai terbenturkan dan tak dapat beriringan

Cintamu pada si dia atau pada Dia?


Ku Cinta Kau dan Dia


###



Bismillahirrahmanirrahim.

Alhamdulillah, saya mendapatkan buku ini dari promo pada saat peluncuran perdananya, jadi bisa mendapatkan free ongkir. -info penting ini ya- :).

Sesuai pada tulisan yang tertera pada desain sampulnya. Buku ini adalah kumpulan True Stories mengenai kisah nyata orang-orang yang mencintai seseorang karena Allah. Tercatat ada 10 kontributor yang menyumbangkan ceritanya di buku ini. Melihat penampakan buku semacam ini, mengingatkan saya pada buku-buku kumpulan cerita nyata Asma Nadia. Kumpulan kisah nyata yang dituturkan langsung oleh kontributornya kemudian diracik dan diramu menjadi sebuah buku yang apik oleh penulisnya.

Salah satu penulis dalam buku ini -buku ini duet-  terhitung sebagai penulis produktif yang menghasilkan banyak buku. Beberapa bukunya pernah saya review di dalam blog ini.

Baca karya Ririn Astutiningrum: Uhibbuka Fillah 


Setengah isi dari buku ini diawali oleh sudut pandang penulis yang ingin menyampaikan mengenai apa itu arti cinta (Bab 1), hijrah (Bab 2) dan tentang jodoh (Bab 3).

Tiga bab ini kemudian menjadi inti penting dari buku ini. Ya, pembahasan mengenai cinta.

Awalan yang baik dalam mendefinisikan cinta
Cinta adalah satu kata yang tidak pernah kehilangan pesona untuk di bicarakan. Karenanya, adalah perlu mengenalkan kepada para pemuda/i muslim mengenai hakikat cinta. Agar mereka tidak terjerumus menjadi budak cinta, atau terjerembap menuhankan cinta. Dalam halaman-halaman awal bab 1, uraian ini diperkuat dengan pendapat ulama. Juga diperkuat oleh hadits.

Seperti misalnya hadits Rasulullah yang mengatakan jika orang yang sedang jatuh cinta cenderung mengingat dan menyebut orang yang dicintainya dan orang juga bisa diperbudak oleh cinta. Beliau SAW pun menjelaskan ciri cinta sejati yakni lebih suka berbicara dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain, lebih suka berkumpul dengan yang dicintai dibanding yang lain dan lebih suka mengikuti kemauan yang dicintai dibanding kemauan orang lain dan dirinya sendiri. (Halaman 5).

Pengenalan yang baik tentang cinta ini dikemas ringan dan mengarahkan perlahan mengenai apa itu cinta yang benar, bagaimana agama mengagungkan cinta dan seperti apa cinta yang dikehendaki Allah sang pemilik semesta.

Cinta antara laki-laki dan wanita adalah perkara yang mulia, namun cinta keduanya haruslah berada dalam bingkai hubbullah. Hanya ada satu kata untuk menyatukan dua manusia yang salih jatuh cinta, yaitu PERNIKAHAN. (Halaman 12). 

Salah satu quotes di dalam buku
Bahasan ini menjadi semakin bernas karena didekatkan dengan sumber dalil hadits dan Al-Quran, dan dihiasi dengan kisah cerita jaman khalifah. Lalu saya jadi mengingat sebuah nasihat baik, 

Bersabarlah terhadap yang haram, agar engkau dapat menikmati yang halal. Sebab apabila engkau sudah terbiasa dengan yang haram, maka kenikmatan itu tidak akan engkau temukan pada yang halal. 

Sungguh, inilah sebenarnya hakikat mengapa hubungan dekat dua insan ini sedemikian diatur dan mengapa kemudian 'pacaran' dengan aktivitas khalwatnya dikatakan haram. 

Lantas, adakah Pacaran Islami itu? Nah ini semua akan terjawab pada Bab 1, tentang arti cinta. :)


Kemudian bab 2 membahas mengenai hijrah. Hijrah untuk berpindah kepada hal-hal yang diridloi Allah, bukanlah sebuah perjalanan yang mudah. Hakikat perjuangan ini kemudian dibahas lebih dalam lagi pada bahasan bab 4, Bicara Tentang Jodoh. 

Jodoh harus dijemput. Kedatangannya harus diikhtiarkan agar jodoh yang kita terima sesuai dengan harapan. Boleh saja meyakini jodoh sudah ditetapkan, lalu berdiam diri menunggunya tanpa usaha. Tapi, jangan kecewa, andai kandidat-kandidat jodoh yang istimewa diberikan Allah SWT kepada mereka yang bersungguh-sungguh berupaya, sementara yang kamu dapatkan adalah jodoh ala kadarnya. (Halaman 47). 

Sebagaimana sebelumnya, kisah-kisah pada bahasan jodoh ini juga dihiasi oleh kisah jaman sahabat. Ada satu kisah yang sangat mahsyur yang sangat saya sukai. Kisah mengenai sahabat Salman Alfarisi yang ingin menikahi seorang perempuan salehah dari kalangan Anshar. Datanglah Salman kepada Abu Darda, sahabatnya, penduduk asli Madinah. Mulanya ia meminta bantuan Abu Darda untuk menemaninya mengkhitbah. Tetapi sesampainya di tempat sang wanita, lamaran Salman tertolak. 

"Namun saya ingin menyampaikan bahwa puteri kami akan menjawab 'iya' jika Abu Darda memiliki keinginan yang sama seperti Salman", jawab ibu sang wanita. 

Dengan ketegaran hati yang luar biasa, Salman menjawab, "Allahu Akbar". Tak hanya sampai di situ, Salman pun berujar, 
"Semua mahar dan nafkah yang kupersiapkan akan kuberikan akan kuberikan semua kepada Abu Darda".

MasyaAllah, betapa indah dan luar biasanya persahabatan Salman dan Abu Darda. Betapa lapang hati Salman dan betapa besar pelajaran yang dapat kita petik dari kisah ini. 

Para pemuda, pemudi muslim saat ini banyak kehilangan tauladan, kisah-kisah cinta yang mereka baca sebagiannya adalah kisah fiktif penuh rekayasa. Tentang cinta yang terlampau diagungkan, tentang patah hati yang menyakitkan, dan cara-cara yang salah dalam menyikapi cinta. 

Padahal, kalau kita tahu, ada banyak kisah cinta yang dapat ditauladani, ada kisah-kisah para anbiya, para sahabat, para ulama yang lebih patut menjadi tuntunan dan contoh. Dan, beberapa kisah tuntunan ini disuguhkan sebagiannya pada bab jodoh ini yang kemudian seolah menjadi pengantar Kisah-kisah Sahabat pada Bab 4. 


Menurut saya, kisah-kisah sahabat inilah daya tarik dari buku ini. Sesuai dengan apa yang tertulis di cover sampul depan. Tadinya, saya berfikir, buku ini akan langsung to the point kepada kisah-kisah sahabat. Tetapi, sungguh, setengah isi pertama dari buku ini membicarakan esensi yang jauh lebih penting dari kisah nyata masa kini yakni bahasan tentang cinta sampai dengan jodoh. 

Dan buku ini memberikan nilai lebih karena nyatanya true stories pada buku ini tidak hanya mengenalkan kisah-kisah cinta masa kini yang dialami langsung oleh para kontributor ceritanya, tetapi menghadirkan pula kisah cinta pada jaman lampau -para sahabat, tabiin dan ulama- yang mahsyur dalam periwayatan yang patut pula menjadi suri tauladan. Saya kira, ini adalah langkah yang sangat baik dari penulis buku ini untuk mendekatkan pembaca -terutama kalangan anak-anak muda- untuk lebih dekat kepada sejarah, mencintai kisah tauladan dan belajar mengambil hikmah dari peristiwanya. 

Tetapi, saya juga paham dan sadar, bahwa untuk mengajak kepada kebaikan perlu upaya untuk mendekatkan -sesuai jamannya-, maka Kisah-kisah Sahabat kemudian menjadi pemanis dan penghujung yang sangat baik dan sempurna. 

Kisah sahabat ini menceritakan sepuluh kisah dari sepuluh kontributor cerita yang nama-nama dan profilnya disebutkan di dalam buku ini. Sepuluh kisah ini tentu saja bercerita seputar cinta, hijrah dan lika-liku menemukan jodoh. Masing-masing menyuguhkan cerita yang unik, menarik dan membawa pesan tersendiri. 

Penasaran dengan isi kisahnya? Silahkan menyimak langsung dari bukunya ya. :)

Oh ya, untuk seorang visual learner seperti saya, desain, pemilihan font, permainan warna di dalam buku ini cukup eye catching dan membuat saya betah berlama-lama dengan buku ini. 


Buku ini juga setahu saya mendapatkan sambutan yang sangat baik dari pelbagai pembaca, yang sebagian kecil testimoninya tersedia pada halaman paling akhir dari buku ini. Sebagian kecil saja tapi setelah saya hitung-hitung ada puluhan juga testimoninya. 

Terakhir, jika saya membaca buku ini di usia sekitar lima belas tahun lalu, saat saya memasuki usia remaja, maka buku ini tentu sangat bermanfaat, sangat dekat dengan dunia saya, dan sangat mengena. 

Buku ini saya rekomendasikan untuk para remaja, karena mereka butuh cerita yang dapat dijadikan tauladan dalam hal cinta, kisah-kisah yang nyata. Bukan hanya melulu tentang novel atau cerpen dengan tujuan mencari penghiburan semata, tetapi juga mengambil hikmah dan pelajaran di dalamnya. Dan yang paling penting, buku ini ingin mengajak pembaca untuk menempatkan cinta kepada yang hak, Allah semata. 

Buku ini juga saya rekomendasikan untuk usia di luar remaja, sebagai pembelajaran, dan dapat belajar kembali bagaimana mengatur dan menguasai perasaan cinta. 

Lima bintang dari saya untuk buku ini. :)

Judul buku: Ku Cinta Kau dan Dia 
Penulis: @Dunia Jilbab & Ririn Astutiningrum 
Penerbit: Wahyu Qalbu 
Cetakan ke 1, Juli 2016

Penulis buku ini dapat dihubungi di:
Fan Page: Dunia Jilbab
FB: Ririn Rahayu Astuti Ningrum
Twitter: @ummu_rumaisha81 @duniajilbab
Instagram: @ririnr.a @DuniaJilbab



Tulisan ini diikutsertakan dalam Project Battle Challenge #31HariBerbagiBacaan yang diselenggarakan oleh Mbak Ila Rizky.



You Might Also Like

Terimakasih telah membaca dan meninggalkan jejak komentar sebagai wujud apresiasi. ^_^ Semoga postingan ini dapat memberi manfaat dan mohon maaf komentar berupa spam atau link hidup akan dihapus. Terima kasih.



54 komentar

  1. ulasannya keren mba. buku ini memang harus dimiliki nih, terutama remaja, sehingga bisa tau perjalanan cinta para sahabat2 nabi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Santi. Remaja kita butuh banyak pedoman dan tauladan dengan bahasa yang dekat dengan mereka.

      Delete
  2. cuplikannya bagus2, jadi penasaran pengen baca buku ini. Makasih infonya ya mba...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama. Terimakasih telah berkunjung dan membaca :)

      Delete
  3. Jadi penasaran pengen beli bukunya


    Budy | Travelling Addict
    Blogger abal-abal
    www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
  4. Komplit ulasannya....selalu ada cara baru dalam menuangkan kisah dan ilmu2 ttg cinta yang diridhoi Allah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Lyta, tak akan pernah habis cinta dibahas. Tema abadi yang manis :)

      Delete
  5. Keren bukunya. Kudu baca nih para galauer dan jomblo. Heheheh... Biar mereka gak galau terus. Dan yakin dengan jodoh yang akan datang. Tfs.

    ReplyDelete
  6. wah, baru tahu klo mb ririn bikin buku baru. ketinggalan berita ni aku. kisah cinta antara laki-laki dan perempuan emmang selalu jadi bahasan paling rumit yang pernah ada. semoga aja yang sedang jatuh cinta, cintanya pada seseorang yang akan jadi kekasih halalnya. bukan yang hanya bikin galau-galauan. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Ririn laju Mbak Ila, buku barunya buanyak banget, sampe dah gak kehitung lagi. :)

      Iya Mbak, semoga demikian ya. Jadi gak galau mulu. :)

      Delete
  7. Ulasannya menginspirasi banget bagi saya mbak.. apalgi saya masih single #eh...
    Harus punya bukunya nih...

    ReplyDelete
  8. Seperti belajar kembali untuk mencintai......

    ReplyDelete
  9. Duh bukunya hampir sama dengan jalan kehidupan yang sekarang sedang saya jalani mbak kalau dikota lain sudah ada belum ya mbak penasaran nih pengen baca ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah ada inshaAllah bukunya beredar di gramedia2 terdekat.

      Delete
  10. Wah 5 bintang...
    Seandainya jmn kita remaja dulu udah ada buku ini ya :)

    ReplyDelete
  11. buku2 berbau agama, apalagi dr kisah nyata gini, biasanya slalu aku jdiin bacaan di kala sedang down, butuh pegangan, butuh motivasi :). krn dengan baca buku2 yang begitu, lgs sadar lagi, kalo Allah sebaik tempat utk berpaling ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Mbak, bener banget. Buku-buku kayak gini biasanya juga kena banget gitu ya.

      Delete
  12. jadi inget bukunya taman orang yang jatuh hati

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Ade, sama-sama buku recomended juga itu.

      Delete
  13. wooowww.... bagus bangeettt ini buat acuan remaja

    ReplyDelete
  14. Quotes2 nya bagus2 ya, cocok dibaca untuk remaja dan yang mau menikah :)

    ReplyDelete
  15. Kesan yang langsung menguat di benak saya adalah buku ini di-layout dengan apik dan cantik. Isinya juga bagus lagi. Jadi semakin banget saya ingin memiliki dan membacanya langsung. Makasih banyak ya, Mbak, telah berbagi mengenai buku ini.

    Oh iya, sekalian mohon izin ya, Mbak, tadi saya follow blog ini. Terima kasih....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, silahkan, semoga bisa mendapatkan manfaat dari blog ini ya.

      Oh ya, bukunya tersedia di gramedia, segera hunting ya!

      Delete
  16. reviewnya keren Mba Nurin *jempol*
    jadi tertarik pengen baca bukunya :)

    ReplyDelete
  17. ya Allah, suka banget dengan nasihat ini:
    Bersabarlah terhadap yang haram, agar engkau dapat menikmati yang halal. Sebab apabila engkau sudah terbiasa dengan yang haram, maka kenikmatan itu tidak akan engkau temukan pada yang halal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Kania, ini quotes penuh pelajaran. Penting untuk diresapi dan diamalkan. :)

      Delete
  18. Kereeen ulasamnya. Bunda belum tentu bisa membuat ulasan sebagus ini. Sudah uzur tapi kalo ada kata CINTA bunda pasti tertarik, entah itu cinta kepada teman, anak, cucu, dan utama cinta kepadaNya. Sekali lagi keren tulisannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih Bunda Yati atas apresiasinya dan sudah berkenan singgah di sini. :)

      Delete
  19. Pas baca judul, kirain ini seperti lagunya Ahmad Dhani. :v

    Pas baca kalau ini true story, jadi makin penasaran, masa iya ada yang berani terang-terangan kalau cintanya terbagi. :o

    Tapi begitu baca keseluruhan, saya jadi mengerti kalau dia yang dimaksud adalah DIA. :)

    Sukaaa sama quote yang pertama. Saya save gambarnya ya Mba..buat DP bbm..xixixi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Mbak, terimakasih telah datang dan membaca. :). Ya, silahkan.

      Delete
  20. Buku cinta tapi ngga melulu tentang cinta ya mbak, bisa jadi pegangan buat ABG tuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak melulu cinta sama lawan jenis maksudnya ya, :D.

      Ya, ini cocok buat para abg, :)

      Delete
  21. Ini bukuny cocok banget buat aku mba nurin

    ReplyDelete
  22. Bicara hijrah, jodoh selalu menarik. Kisahnya slalu berwarna

    ReplyDelete
  23. Cinta memang selalu indah untuk dibahas.. Apalagi bahasa Mba Nurin yang menyetuh.. pas banget buat yang lagi galau.. hehe

    ReplyDelete
  24. Cinta selalu saja menjadi magnet. Dibungkus dengan puisi, jadilah cinta itu semakin melekat dan tidak mau lepas. Duhhh ... pengen terus jatuh cinta dan jatuh cinta lagi ^_^

    ReplyDelete
  25. Bener nih, dari gambar kelihatan desainnya kekinian dan gak membosankan, jadi pengen beli.. *kemudian dilirik tumpukan buku hasil belanja cuci gudang gramed :D

    ReplyDelete
  26. Buku yag cocok dibaca oleh anak muda yang salah kaprah tentang apa itu cinta

    ReplyDelete
  27. Ulasan yang komplit, Mbak Nurin. sekilas melihat judulnya saya pikir ini buku tentang orang yang terlibat cinta segitiga (kepada 2 manusia). Hehhehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Yanti, dengan judul begini supaya menarik pembaca. :)

      Delete